Bugissulsel.com

akurat dan terpercaya

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates




    Pemkab Soppeng Gelar Rakor Ketahanan Pangan

    Andi Cakra
    18 Februari 2025, 22.12 WIB Last Updated 2025-02-18T14:12:00Z


    Soppeng, Bugissulsel.com – Untuk mencapai target swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar rapat koordinasi bersama para stakeholder terkait, termasuk penyuluh pertanian, Bulog, dan pemilik penggilingan di Aula Kodim 1423/Soppeng, Selasa (18/2).

    Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide ini dihadiri oleh berbagai pihak penting seperti Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf Reinhard Haposan Manurung, dan jajaran, Drs. Baso Ratulangi, Kadis pertanian kabupaten Soppeng Ariadin Arif.
     
    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Soppeng menekankan pentingnya data akurat untuk memetakan potensi lahan dan hasil panen. 

    "Kita perlu analisis yang mendalam untuk mengetahui berapa hasil panen para petani kita setiap tahun dan berapa lahan yang masih bisa dioptimalkan," tegas Lutfi Halide.
     
    Ia juga menekankan pentingnya strategi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan lahan pertanian. 

    "Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) perlu dipetakan dengan detail agar kita bisa memanfaatkan potensi ini secara optimal," tambahnya.
     
    Senada dengan Lutfi Halide, Kepala Dinas Hortikultura dan Tanaman Pangan Kabupaten Soppeng, Ariadin Arif, juga mengakui tantangan dalam mencapai target swasembada pangan. 

    "Faktor iklim dan kesuburan tanah menjadi kendala yang perlu kita atasi," ujar Ariadin dihadapan para peserta rapat.
     
    Namun, Ariadin optimistis bahwa dengan kerjasama yang solid antara semua pihak, target swasembada pangan dapat dicapai. 

    "Kita harus bekerja keras, berkolaborasi, dan mengumpulkan data akurat untuk memastikan keberhasilan program ini," tegasnya.
     
    Faisal Armin, selaku Kepala Bulog Kabupaten Soppeng, mengungkapkan kendala yang dihadapi Bulog dalam menyerap hasil panen petani. 

    "Saat ini, Bulog masih kekurangan penggilingan, sehingga perlu koordinasi yang baik dengan para Babinsa untuk memastikan kelancaran proses pengadaan gabah," jelasnya.
     
    Faisal juga menekankan pentingnya edukasi kepada petani agar tidak menjual gabah di bawah harga pembelian pemerintah (HPP). 

    "HPP GKP di petani sebesar Rp6.500 per kg. Kita harus memastikan para petani mendapat harga yang layak," tegasnya.
     
    Sementara itu, Dandim 1423/Soppeng, Letkol Inf Reinhard Haposan Manurung, menyatakan komitmennya untuk mendukung para petani dalam mencapai swasembada pangan. 

    "Babinsa harus mengawal proses ini dengan ketat dan bekerja sama dengan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)," tegasnya.
     
    Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar pihak dalam rangka mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Soppeng.

    (Penulis: A.Cakra)
    Komentar

    Tampilkan

    • Pemkab Soppeng Gelar Rakor Ketahanan Pangan
    • 0

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    menu atas